INILAH.COM, Newcastle Setelah pemilik Zeebel Invesment, Muhammad bin Rashid Al-Maktoum, kini giliran Dubai Investment Group (DIC) yang menegaskan perusahan mereka tidak mengincar Newcastle United untuk diambil alih.
DIC juga menambahkan, tidak ada keinginan sama sekali mengambil alih saham Newcastle. Bahkan tidak untuk masa yang akan datang.
Dari pernyataannya ini, seolah-olah DIC hanya mengincar saham Liverpool yang kini masih dikuasai duet taipan asal Amerika Serikat, Tom Hicks dan George Gillett Jr.
Pemilik Newcastle, Mike Ashley dalam pernyataannya, Minggu (14/9), berencana untuk menjual seluruh saham klubnya, menyusul demonstrasi besar-besaran yang dilakukan fans Newcastle setelah hengkangnya pelatih Kevin Keegan.
DIC yang juga menjadi anak perusahaan Dubai Holding, sempat dikabarkkan akan membeli klub Tyneside, Selasa (16/9). Namun perusahaan ini membantah kabar tersebut.
"Menyusul kabar yang ditulis beberapa media Inggris dimana Newcastle Football Club, Dubai Investment Group menegaskan jika tidak terlibat apapun dalam negosiasi untuk membeli Newcastle Football Club, tidak hanya sekarang, bahkan untuk masa depan," demikian bunyi pengumuman dari DIC. [Rakai Pikatan/I4]