INILAH.COM, Dubai - Maksud hati Mike Ashley datang ke Dubai dan melepas kepemilikan Newcastle United ke kalangan sheikh kaya raya. Tapi, ulahnya mencederai masyarakat setempat yang sedang menjalankan Ramadan. Akibatnya, tak satupun sheikh Emirat yang menerimanya.
Upaya Ashley menarik keuntungan dengan menjual kepemilikan sahamnya di Newcastle, sudah tercium oleh kalangan investor di Dubai. Ashley minta sahamnya dihargai 481 juta pound. Padahal, klub sedang hancur-hancuran. Akibatnya, permintaan itu ditolak.
Lebih dari itu, belakangan muncul pula tudingan bahwa Ashley berulah yang tak baik. Dia meremehkan pertemuan dengan sebuah konsorsium di Dubai dan melakukan pelanggaran dengan minum di wilayah publik saat Ramadan di Dubai.
Sebuah foto yang membidik Ashley sedang minum koktail, muncul di sebuah situs Bisnis Arab. Di situ disebutkan, Ashley lebih memilih ke bar ketimbang bertemu dengan pembeli potensial.
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !