INILAH.COM, Jakarta Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin menyesalkan terjadinya insiden zakat maut di Pasuruan, Jawa Timur, Senin (15/9) lalu. Ia menilai niat Syaichon Fikri membagikan zakat maal baik, tapi dilaksanakan dengancara tidak baik.
Ia mengimbau para pemberi zakat untuk tidak mengundang penerima zakat secara beramai-ramai (demonstratif). Tapi lebih, menyerahkannya langsung ke rumah-rumah warga miskin yang membutuhkan.
"Saya sangat setuju dan mendorong agar dalam penyaluran zakat dan pendayagunaannya dilakukan lembaga-lembaga amil zakat yang sudah banyak di negara-negara kita," kata Din Syamsuddin, usai acara 'Dialog Keumatan: Kontribusi Umat Beragama Bagi Kesejahteraan Bangsa dan Perdamaian Dunia', di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (18/9).
Menurut Din, pembagian zakat secara langsung tidak dianjurkan dan tidak ada sunnahnya. Pihak pembagi zakat juga jangan berdalih bahwa pembagian seperti itu pada tahun sebelumnya aman-aman saja dan tidak terjadi apapun.
"Jadi, bukan ketidakpercyaaannya kepada amil zakat. Tapi lebih pada rasa keinginan yang besar untuk membagi sesama," tandasnya. [R2]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !