inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Rizal: Zakat Maut, SBY Kalang Kabut

Oleh: Abdullah Mubarok
Jumat, 19 September 2008 | 15:36 WIB
INILAH.COM, Jakarta Ketua Komisi Bangkit Indonesia Rizal Ramli tidak percaya dengan pernyataan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bahwa angka kemiskinan di Indonesia turun. Hal ini, menurutnya, terbukti dengan adanya insiden pembagian zakat maut di Pasuruan, Jawa Timur, 15 September lalu.

SBY dalam pidatonya di depan DPR 15 Agustus lalu mengungkapkan, angka kemiskinan pada Februari 2008 turun dari 17,7% pada 2006 menjadi 15,4% pada Maret 2008. Angka kemiskinan ini merupakan yang terendah dalam 10 tahun terakhir.

"Masyarakat ditipu dengan adanya rekayasa angka-angka statistik dan cara pemerintahan SBY membungkam orang-orang yang kritis," kata Rizal, usai bertemu dengan Ketua Dewan Pertimbangan Pusat PDIP Taufiq Kiemas, di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Lapangan Ros, Jakarta Selatan, Jumat (19/9).




Sementara Juru Bicara KBI Adhie Massardi menambahkan, akan ditetapkannya Rizal Ramli sebagai tersangka demo kenaikan BBM yang berujung kerusuhan 24 Juni lalu merupakan upaya pengalihan isu kasus zakat maut Pasuruan, yang menewaskan 21 orang.

"Sebetulnya dengan peristiwa itu (zakat maut) SBY kalang kabut. Kami sudah yakin bahwa kasus Rizal Ramli akan diangkat, padahal selama pemerintahan kami selalu hadir," ujarnya. [R2]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.