INILAH.COM, London Striker Tottenham Hotspur, Roman Pavlyuchenko mengaku belum terbiasa dengan permainan cepat yang diperagakan tim-tim Liga Premier. Padahal permainan cepat dan fisik kuat menjadi modal penting bila ingin bertarung di kompetisi terbaik di dunia.
"Saya belum terbiasa dengan semuanya. Sepakbola di sini benar-benar berbeda, terutama kecepatannya. Saya langsung tahu bahwa sepakbola Inggris memang lebih cepat dibandingkan di Rusia," kata Pavlyuchenko yang direkrut dari Spartak Moscow ini.
"Pemain lawan sama sekali tak memberi kesempatan saya untuk menguasai bola dengan baik. Karena itu, saya kesulitan mencetak gol. Saya harus berlatih lebih keras agar bisa segera beradaptasi," lanjutnya.
Belum bisa beradaptasi dengan baik membuat Pavlyuchenko gagal memberi kontribusi bagi Tottenham. Padahal dirinya diharapkan menggantikan Dimitar Berbaov yang hengkang ke Manchester United.
"Saya sadar bahwa fans Tottenham berharap saya menggantikan Berbatov. Sejauh ini, saya memang belum bisa menggantikannya. Tapi, saya optimistis mampu membantu tim," jawab Pavlyuchenko yang terkesan dengan dukungan fans terhadap para pemain masing-masing tim.
"Atmosfer Liga Premier sungguh luar biasa. Sulit dilukiskan. Bila setelah mengumpan bagus atau tendangan sudut, mereka memberi aplaus dan bahkan berdiri dari tempat duduknya. Menyenangkan sekali dikelilingi suporter yang luar biasa," jawabnya. [Gonang Susatyo/I4]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !