Senin, 28 Mei 2012 | 12:52 WIB
Follow Us: Facebook twitter
'Tak Ada Partai yang Menyejukkan'
Oleh: Windi Widia Ningsih
web - Sabtu, 20 September 2008 | 13:24 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Kekisruhan internal partai dinilai pengamat politik J Kristiadi tidak jauh dari perebutan kekuasaan. Saat ini, tidak ada partai yang bisa menyejukkan masyarakat.

Pertikaian internal partai makin marak menjelang 2009. Kebanyakan dari mereka adalah partai besar yang sudah punya nama. Bukan tubuh besar yang membuat mereka saling sikut sendiri. Semua urusannya hanya soal kekuasaan.

"Bukan karena struktur partai yang terlalu besar tapi karena partai hanya berebut kekuasaan. Mereka mendirikan partai bukan karena kepentingan masyarakat tapi untuk kepentingan kekuasaan dan kekayaan sehingga tidak ada partai yang menyejukkan masyarakat," komentar pengamat politik CSIS itu saat dihubungi INILAH.COM, Jakarta, Sabtu (20/9).

Menurut J Kristiadi, elit partai hanya mementingkan diri sendiri tidak lagi mementingkan rakyat. Padahal mereka terpilih karena hasil dari menyakinkan masyarakat bahwa mereka akan mementingkan kepentingan rakyat, namun pada kenyataannya mereka hanya mengurusi anak dan keponakanya saja.

"Seperti Megawati yang mengusung anaknya Puan Maharani sebagai salah satu Ketua DPP PDIP," sindir dia.

Konflik yang terjadi di partai parpol besar, lanjut Kristiadi, akan berpengaruh pada daya pilih masyarakat saat pemilihan 2009 nanti. Rakyat tidak akan percaya lagi pada janji-janji parpol. "itu semua gara-gara partai," pungkasnya.[L8]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.