INILAH.COM, Jakarta Setelah Jumat (19/9) menemui Ketua Dewan Pertimbangan Partai PDIP Taufiq Kiemas, Ketua Umum Komite Bangkit Indonesia Rizal Ramli, Senin (22/9) dijadwalkan akan melanjutkan 'safari'-nya dengan menemui Ketua Umum Dewan Syuro PKB Abdurrahman Wahid, di gedung PBNU, pada pukul 12.30 WIB.
Menurut juru bicara KBI Adhie Massardi, rencana itu bukan ditujukan Rizal untuk mencari dukungan politik, setelah pada 5 Agustus lalu, mantan Menko Perekonomian di era Gus Dur itu mencalonkan diri sebagai presiden. "Hanya sekadar untuk menegakkan demokrasi yang mulai rapuh," ujarnya.
Rizal sendiri, dalam pertemuan dengan Taufiq mengaku tidak mencari perlindungan atas kasus unjuk rasa menentang kenaikan BBM yang berbuntut kerusuhan 24 Juni lalu. Sebab, ia tengah terancam akan dijadikan tersangka dalam kasus itu.
Menurutnya, ia dan Taufiq membicarakan penerapan sistem demokrasi yang ada di Indonesia. "Kami melihat betul, pemerintah saat ini berupaya membungkam direct democracy (demokrasi langsung) melalui berbagai cara. Saya dan KBI merasa dizalimi," katanya. [R2]