Minggu, 27 Mei 2012 | 02:40 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Instruksi Gus Dur Belum Dilaksanakan
Oleh:
web - Selasa, 23 September 2008 | 10:12 WIB
Instruksi dari KH Abdur Rahman Wahid atau Gus Dur terhadap seluruh jajaran pendukungnya untuk mengepung KPU, ternyata tidak berimbas pada kondisi di Jombang. PKB kubu Gus Dur, masih belum bereaksi terkait dengan instruksi tersebut. Bahkan kondisi PKB Gus Dur terkesan tenang-tenang.

Basyaruddin Shaleh, ketua DPC PKB Jombang Kubu Gus Dur, mengatakan, kondisi di Jombang masih tetap kondusif. Terlebih lagi saat ini, masih menunggu daftar bakal calon angora legislatif (Bacaleg) untuk di verifikasi oleh KPU. Terdapat 26 Bacaleg yang diajukan oleh pihak DPC PKB ke KPU.

Menyikapi instruksi tersebut, pihaknya tidak mau reaksioner dalam mengambil tindakan. Akan tetapi, pengawasan terhadap beberapa Bacaleg yang diajukan secara maksimal. Untuk mengepung KPU, Basyaruddin menilai belum saatnya.

"Untuk saat ini, belum dapat kita lakukan, namun jika KPU berbuat zolim kepada kami, kita lihat saja nanti" ancamnya.

Seperti diketahui, bahwa Gus Dur memberikan komando kepada pendukungnya untuk mengepung gedung KPU. Penyerbuan ini hanya ingin KPU
memperbaiki cara pemilu di Indonesia. Jika tidak didengarkan lagi, Gus Dur akan memboikot Pemilu 2009.

"Kalau saya bilang tidak nyoblos, sekarang saja sudah 47 persen. Terus saya bilang jangan, bisa 70 persen. Masak sebuah negara nggak ada pemilunya," kata Gus Dur yang dirilis di beberapa media.
Nurul Arifin, cakbajoel@gmail.com
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.