Senin, 28 Mei 2012 | 12:57 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Belum Ada Kesepakatan Rangkap Jabatan
Headline
Lukman Hakim Saifuddin - inilah.com/Abdul Rauf
Oleh:
web - Rabu, 24 September 2008 | 01:25 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Forum Komunikasi (lobi) RUU Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden belum mencapai kesepakatan tentang pengaturan rangkap jabatan presiden dan wakil presiden dengan pengurus partai.

Ketua Fraksi PPP Lukman Hakim Saifuddin, mengatakan Partai Golkar dan PDIP bersikeras bahwa presiden dan wakil presiden diperbolehkan untuk merangkap jabatan dalam partai politik.

"Aneh kalau Golkar dan PDIP masih mempertahankan. Kita menginginkan agar ketika duduk di lembaga eksekutif, presiden dan wapres fokus menjalankan tugas eksekutif dan menjadi milik seluruh rakyat," katanya, ditemui di sela-sela rapat konsultasi, di DPR, Selasa (23/9) malam.

Sementara Menteri Dalam Negeri Mardiyanto yang ditemui setelah rapat konsultasi mengatakan pemerintah menghormati keputusan tentang pengaturan rangkap jabatan presiden dan wakil presiden.

"Karena pemerintah tidak memasukkan ini dalam RUU, pemerintah berada di tengah. Pemerintah menghormati apapun keputusan yang diambil parpol," katanya.

Ia berharap keputusan yang diambil mengenai pengaturan rangkap jabatan ini adalah keputusan terbaik untuk bangsa Indonesia. "Pemerintah harapkan dengan forum lobi mudah-mudahan mencapai satu keputusan," kata Mardiyanto.

Mengenai batas waktu pengesahan RUU Pilpres, Mardiyanto berharap RUU dapat disahkan menjadi UU pada rapat paripurna DPR, yang akan dilaksanakan pada akhir Oktober 2008. [*/R2]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.