INILAH.COM, Jakarta - Susu mengandung melamine terserap pada makanan dan minuman yang mengandung susu asal China tersebut. BPOM diminta meneguji dan mempublikasikan makanan dan minunam yang terkandung bahan berbahaya tersebut.
"Ada beberapa langkah saat ini yang harus dilakukan BPOM, salah satunya minta mendag menghentikan impor susu tersebut. Dan tentunya harus ada operasi di lapangan segera. Kalau masih ditemukan beredar ya disita dan ditarik semuanya serta kalau ketahuan pengedarnya apalagi itu ilegal ya sekalian ditangkap saja," kata anggota DPR Zuber Syafawi kepada INILAH.COM, Jakarta, Rabu, (24/9).
Setelah langkah tersebut, guna menciptakan hasil yang optimal diharapkan BPOM bisa bekerja sama dengan pemerintah dalam hal ini Depkes. Zuber berharap ada upaya pemerintah bisa memberikan edukasi kepada masyarakat secara kontinue akan bahaya produk makanan berbahaya itu.
Namun hal tersebut juga harus diiringi langkah BPOM untuk bisa mempublikasikan jenis makanan dan minuman yang berbahaya dari hasil penelitian yang dilakukan.
"BPOM dan pemerintah harus memberikan pendidikan kepada masyarakat tentang bahayanya zat-zat tertentu yang sangat membahayakan, kan itu harus diuji terlebih dahulu nah selanjutnya diumumkan. Jadi masyarakat tahu," ujar Zuber.
Selebihnya, Zuber mengharapkan peran pemerintah agar bia menigkatkan pengawasannya di direktorat Bea Cukai terutama sektor ekspor impor produk makanan, baik dari segi regulasi dan lainya. Sementara untuk mendukung kinerja BPOM kedepan agar bisa mandiri, Zuber
mengungkapkan perwujudan UU tentang Pengawasan obat dan makanan harus segera direalisasikan.[L8]