INILAH.COM, London - Bisa jadi ini sebuah hiperbol. Tapi, inilah yang dirasakan Roman Pavlyuchenko. Dia mengaku nyaris mati berlatih bersama Tottenham Hotspur.
Penyerang asal Rusia itu baru dua kali tampil membela Hotspur yang membelinya 13,8 juta pound dari Spartak Moskow. Pemain berusia 26 tahun itu, sepertinya, akan absen dalam duel Piala Carling menghadapi Newcastle United.
Menurutnya, start lamban yang dilakukannya di Inggris disebabkan latihan berat yang dijalaninya. Dia menghadapi sistem latihan yang berbeda di Inggris dibanding saat masih di Rusia.
"Mulai sekarang, pertandingan berlangsung pada Rabu, Minggu, Rabu, Sabtu. Latihannya seperti ini: siapa yang main dapat waktu pemulihan dan sisanya melakukan latihan ringan dengan bola. Itu tidak terlalu berat," katanya.
Tapi, perbedaanya jauh jika pertandingan hanya berlangsung sekali sepekan. Latihannya sangat serius. Hanya beberapa kali dia merasa selamat sejak bergabung dengan Hotspur.
"Saya lihat jam dan sesi latihan sudah berjalan dua jam. Lalu, setengah jam lagi dihabiskan di gym. Dua setengah jam! Coba bayangkan," katanya.
Pavlyuchenko mengaku belum pernah latihan seperti ini sepanjang hidupnya. Dia mulai merasa terbebani. Dia berhenti dan mengatakan kepada pelatih tak bisa melakukannya.
"Begitulah mereka berlatih. Saya kaget. Saya pikir akan lebih ringan," tuturnya. [I4]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !