INILAH.COM, Jakarta Setelah PBR melakukan penjaringan calon presiden 2009 melalui konvensi, PKB tampaknya tak mau kalah. Partai yang masih saja berkonflik internal ini juga akan menggelar konvensi. Hanya saja, masih ada sejumlah syarat yang akan dipenuhi dulu sebelum menggelar konvensi.
"Kalau kita memperoleh suara nasional 20% dalam pemilu legislatif, maka kami akan menggelar konvensi. Jika di bawah 20%, maka akan koalisi dengan parpol lain," kata Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar, di acara buka puasa bersama di kediaman Sekjen DPP PKB Lukman Edy, Jl Denpasar, Jakarta, Rabu (24/9).
Karena itu, keponakan Abdurrahman Wahid ini menyatakan, PKB tidak akan membahas figur capres sebelum pemilu legislatif selesai. Konvensi sebelum pemilu bisa saja dilakukan, namun harus memperhatikan metode yang berbeda. "Ada yang melibatkan pengurus, tokoh lokal, atau melibatkan konstituen," cetusnya.
Mantan Ketua PB PMII ini mengaku, saat ini sudah banyak tokoh nasional yang mendekati partainya. Namun pertemuan itu tertutup dan dirahasiakan. "Rata-rata minta dukungan, tapi kita lihat dulu sampai pemilu legislatif," ujarnya
Lebih jauh, Muhaimin kembali menegaskan konflik internal di tubuh PKB sudah mereda. Sehingga konsolidasi untuk pemenangan pemilu bisa dilakukan dengan baik. Meski begitu, dia akan terus berkomunikasi dengan Gus Dur untuk menemukan formulasi terbaik demi kemajuan partai. [R2]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !