INILAH.COM, Kabul - Tentara Amerika Serikat akhirnya membebaskan seorang wartawan berkebangsaan Afganistan sesudah menyekapnya hampir setahun tanpa tuduhan.
Jawed Ahmad, 22, yang bekerja empat tahun untuk jaringan CTV Kanada, ditahan pada Oktober lalu oleh tentara AS di luar pangkalan tentara negara adidaya itu di provinsi Kandahar, Afganistan selatan.
Jawed dibebaskan pekan ini dari penjara utama pasukan pimpinan Amerika Serikat di Bagram, utara Kabul. Kelompok hak asasi manusia menyatakan ia ditahan akibat berhubungan dengan pejuang Taliban dan memiliki video pejuang itu.
"Saya bebas dari neraka. Sesudah 11 bulan ditahan di sel seperti kuburan, saya ingin menceritakan kepada dunia kisah penahanan saya dan saya berharap cerita orang lain ditahan di Bagram juga akan melihat terang hari," kata lembaga wartawan mengutip keterangan Ahmad, Rabu (24/9).
Sebelum bergabung dengan CTV, Jawed bekerja sebagai penerjemah bagi Pasukan Khusus AS dan luka saat bekerja untuk mereka in Kandahar, daerah panas kegiatan pejuang.
Persatuan Wartawan Antarbangsa (IFJ) menyambut gembira pembebasan Jawed. "Saat bertugas di daerah bergolak, wartawan perlu mengumpulkan keterangan dari semua pihak tanpa ancaman dicap sebagai musuh oleh pihak mana pun," kata pernyataan IFJ. [*/R2]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !