INILAH.COM, Jakarta - Menteri Kesehatan, Siti Fadilah Supari memastikan Susu formula bayi yang beredar di Indonesia dipastikan tidak mengandung melamin.
"Susu yang diproduksi di Indonesia susunya berasal dari Indonesia, Australia dan New Zealand. Jadi tidak ada dari China. Terdaftarnya di Departemen Perindustrian," kata Bu Menkes dalam jumpa pers di kantornya, Jakarta, Sabtu (27/9)
Menkes mengimbau agar masyarakat tidak terprovokasi suatu hal yang belum dibuktikan dengan proses labolatorium, karena akan merugikan dan menambah keresahan masyarakat.
"Masyarakat harap cukup tenang karena BPOM sudah diinstruksikan untuk operasi lapangan," ujarnya.
Berdasarkan penelitian laboratorium, produk-produk yang terbukti mengandung melamin adalah susu bubuk merek Guozhen yang di pasarkan lewat miltu level marketing (MLM), Oreo Stick wafer kemasan plastik dan kardus, kembang gula M&M'S kemasan kuning dan coklat, biskuit Snickers, kembang gula White Rabbbit kemasan biru dan merah, dan empat jenis Soybean Drink With Milk kemasan hijau, kuning, serta soyspring instant milk Cereal, soyspring instant peanut milk.
Adapun sisa 13 produk yang belum ditemukan diantaranya jenis 3 susu fermentasi Jinwei Yougoo, 2 Eskrim Meiji Indoeskrim Gold Monas, Chocolate Sandwich cookie Oreo, 3 kembang Gula Dove Choc, kembang Gula Merry X-Mas, kembang gula Penguin, Makanan ibu hamil dan menyusi Nestle Nesvita Materna, Selai susu Nestle Milkmaid.
Dari 13 produk tersebut menkes menghimbau agar masyarakat berpartisipasi dan melaporkan jika menemukan produk-produk tersebut.[L8]