INILAH.COM, Jakarta PKS mengaku tidak memiliki dana yang cukup untuk memberikan mudik gratis menjelang Lebaran tahun ini. Namun, PKS memiliki beberapa program yang dinilai dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Menurut Humas PKS Ahmad Mabruri, mudik gratis yang digelar PDIP merupakan hal yang baik, karena dapat membantu masyarakat yang tidak memiliki biaya cukup. Namun, hal itu tidak akan dilakukan PKS.
"Nggak ada biaya kalau harus pakai bus. Mahal, duitnya kita nggak ada. Kita partai sendiri dengan biaya sendiri. Susah itu, dananya minim," ujarnya, dalam perbincangan dengan INILAH.COM, di Jakarta, Minggu (28/9).
Namun, PKS bukannya tidak memberikan kontribusi yang berguna bagi masyarakat selama Ramadan. Sebab, partai yang berbasiskan Muslim perkotaan ini memiliki program Gerakan Nasional Peduli Tetangga.
"Program ini dikeluarkan pada awal Ramadan. Jangan sampai ada tetangga kita yang lapar. Kader PKS dididik bisa menjalankan program partai. Jadi direct selling," jelasnya.
Selain itu, lanjut Mabruri, PKS telah membangun posko peduli sejak H-7 hingga H+7 di beberapa titik perjalanan seperti jalur Pantura. Ini bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi pemudik dalam menempuh perjalanan.
Posko ini akan memberikan pengobatan gratis dan takjil (sajian berbuka puasa) serta membagikan brosur peta untuk mempermudah para pemudik dalam memahami arah perjalanan. [R2]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !