INILAH.COM, Banda Aceh - PDI Perjuangan terbuka bagi partai politik lokal peserta Pemilihan Umum (Pemilu) legislatif 2009 khusus di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD).
Hal itu ditegaskan Ketua DPD PDI Perjuangan NAD Karimun Usman di Banda Aceh, Senin (29/9).
"Kita perlu keterwakilan di DPR RI (pusat), sementara untuk perjuangan aspirasi masyarakat di tingkat lokal (provinsi, kabupaten/kota) sudah jelas ada kombinasi partai lokal dengan partai nasional," katanya.
Selain itu, koalisi partai nasional dan lokal juga sangat baik untuk menjadikan hubungan harmonis antara pusat dengan daerah, khususnya bagi perjuangan anggaran pembangunan melalui APBN, kata Karimun.
"Kita perlu pusat terutama soal anggaran dikucurkan ke daerah untuk kelanjutan pembangunan jangka panjang bagi Aceh yang berada dalam bingkai NKRI," tambahnya.
Menurut dia, PDI Perjuangan tetap bersikap sebagai partai terbuka bagi siapapun yang ingin bergabung, termasuk partai lokal peserta pemilu legislatif 2009.
Bahkan, Karimun menyatakan cukup banyak kader PDI Perjuangan menjadi pengurus atau calon legislatif partai lokal, termasuk di antaranya caleg Partai Aceh (partai mantan kombatan GAM).
Dengan adanya partai lokal di Aceh, ia memprediksikan suara di parlemen untuk membangun dan mensejahterakan rakyat Aceh semakin terpacu.
Apalagi, tambahnya, dana pembangunan (APBA) untuk provinsi ujung paling barat Indonesia ini terus mengalir dalam jumlah melebihi provinsi lain.[*L2]