INILAH.COM, Jakarta - Pada hari terakhir perdagangan sebelum libur Lebaran, IHSG akhirnya ditutup melemah di level 1.832 setelah tekanan jual hampir melanda semua sektor kecuali properti dan agribisnis.
Tekanan jual yang sebagian dipicu oleh sentimen negatif bursa regional akibat belum jelasnya program talangan pemerintah AS terhadap sektor keuangan yang senilai US$ 700 miliar.
Selain itu, aksi ambil untung juga cukup berperan dalam menekan indeks harga saham di Bursa Efek Indonesia Senin ini (29/9).
Akibatnya, meski dibuka menguat, IHSG akhirnya ditutup melemah 13,580 poin di level 1.832,51, indeks LQ45 melorot 3,8999 poin menjadi 369,14 dan JII turun 4,3899 poin menjadi 286,39.
Volume perdagangan tercatat 927,070 juta lembar senilai Rp 1,466 triliun.[L2]