INILAH.COM, Barcelona Menyusul keributan yang sempat terjadi saat derby Katalunya saat Espanyol menjamu Barcelona di Stadion Montjuic, kemarin, pihak Espanyol melaporkan para pemain El Barca ke pihak kepolisian.
Barcelona menang 2-1 berkat dua gol terakhir mereka, namun pertandingan sempat dihentikan dan para pemain meninggalkan lapangan beberapa menit menyusul kerusuhan yang terjadi di tribun penonton ketika kembang api dilemparkan ke arah pendukung tuan rumah.
Lima orang telah ditahan pihak kepolisian dan penyelidikan mulai digelar dan Espanyol menegaskan pihaknya akan menuntut pihak-pihak yang bertanggungjawab.
Diantara pihak-pihak yang akan dituntut ini antara lain beberapa pemain Barcelona.
'Espanyol akan melaporkan tindakan provokasi yang dilalukan beberapa pemain Barcelona kepada Komisi Anti Kekerasan. Kami juga akan melaporkan tingkah laku beberapa pemain Barcelona saat merayakan gol mereka, para pemain Barcelona memprovokasi fans mereka untuk bertindak anarkhis," ujar Direktur Umum Espanyol, Pedro Tomas kepada Marca.
Menurut Tomas, serangan yang dilakukan terhadap fans mereka sepertinya terorganisir dengan rapi. Dalam situs fans Barcelona Boixos Nois, disebutkan ajakan untuk melakukan keributan.
Boixos Nois sendiri sudah dilarang presiden Joan Laporta untuk mendukung timnya sejak dia menangani Barcelona tahun 2003 silam.
Buntutnya, Laporta dan keluarganya mendapatkan ancaman pembunuhan atas pelaranagn ini.
Espanyol sendiri didenda 2 ribu hingga 3 ribu euro untuk setiap kembang api yang dilontarkan.[Rakai Pikatan]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !