INILAH.COM, Jakarta - Pelaku pembunuhan disertai mutilasi, Very Idhan Henyansyah alias Ryan, ternyata menjalani puasa sebulan penuh dengan rasa ikhlas.
Ryan benar-benar mengakui segala kesalahannya yang telah membunuh puluhan orang. Apapun keputusan pengadilan nanti, ia hanya pasrah menerimanya.
"Dia puasa terus, tidak pernah batal. Dia benar-benar mengakui kesalahannya. Dia pasrah saja seandainya dihukum mati," kata salah satu kuasa hukumnya, Kasman Sangaji, kepada INILAH.COM, Rabu malam (1/10).
Kasman mengatakan keadaan kliennya baik-baik saja, tidak hal yang perlu dikhawatirkan. Ryan, ujarnya, siap untuk melaksanakan persidangan nanti.
"Berkasnya kemarin masih P-18 (belum lengkap), tapi saya nggak tahu sekarang bagaimana. Masalah pelimpahan berkas bukan wewenang kami. Kami belum diberitahukan," katanya.
Ryan memutilasi Heri Santoso di kamar 309A, Blok C, apartemen Margonda Garden Residence, Depok, Jumat (11/7) pukul 20.00 WIB.
Penyebab pembunuhan itu karena Ryan merasa cemburu dengan keinginan Heri yang ingin melakukan hubungan intim dengan pacarnya, Novel Andrias.[L2]