INILAH.COM, Jakarta - Tidak seperti kebanyakan orang yang mengenakan baju baru pada saat salat Idul Fitri, pembunuh mutilasi, Very Idham Henyansyah alias Ryan tidak diberikan pakaian baru.
Pada saat Lebaran pun, Ryan tidak dijenguk oleh orang tuanya.
"Dia tadi salat bersama napi-napi yang lain di mushola rutan Narkoba Metro Jaya," kata salah satu kuasa hukum Ryan, Kasman Sangaji, kepada INILAH.COM, Rabu malam (1/10).
Kasman menjelaskan bahwa Ryan tidak memakai baju baru pada saat salat Id, ia masih mengunakan baju muslim lamanya. Tidak ada sesuatu yang baru dalam arti secara fisik, hanya jiwa Ryan yang semakin tabah dan kuat.
Menurut Kasman, kliennya itu siap menjalani dan menerima segala hukuman yang ditentukan dalam persidangan.
"Kemarin ibunya, Kasiatun, telah menjenguknya. Hari ini nggak datang," katanya.
Ryan memutilasi Heri Santoso di kamar 309A, Blok C, apartemen Margonda Garden Residence, Depok, Jumat (11/7) pukul 20.00. Penyebab pembunuhan karena Ryan merasa cemburu dengan keinginan Heri yang ingin melakukan hubungan intim dengan pacarnya, Novel Andrias.[L2]