inovasi portal berita
Minggu, 12 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

'Kapolri Akan Hati-hati Soal Rizal Ramli'

Headline
Bambang Hendarso Danuri - inilah.com/abdul rauf
Oleh: Samsul Maarif
Jumat, 3 Oktober 2008 | 16:16 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Pengamat Kepolisian Adrianus Meliala menyatakan Kapolri Bambang Hendarso Danuri akan lebih berhati-hati dalam menyikapi pernyataan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono terkait penanganan kasus Ketua Umum Komite Bangkit Indonesia Rizal Ramli. Karena itu, Bambang tak akan bertindak gegabah.

"Kalau menurut saya, di telinga Kapolri itu bukanlah sebuah perintah profesional, namun atasan. Dan ini akan direalisir justru tidak akan membuat Rizal menjadi tersangka. Ini sama dengan SBY ingin Kapolri untuk bertindak correct," jelas Adrianus dalam perbincangan dengan INILAH.COM, di Jakarta, Jumat (3/10).

Staf pengajar FISIP Universitas Indonesia ini yakin, menjelang Pemilu 2009, SBY tidak akan membuka front, kecuali terhadap kasus-kasus yang sudah jelas duduk permasalahannya, seperti kasus Aulia Pohan.

Pernyataan SBY itu, dinilai Adrianus, sebagai imbauan agar ada pendalaman masalah. Hal ini diindikasikan agar SBY tidak menerima dampak politis dari semua itu. "Sehingga tidak ada peluang lagi bagi pihak lain untuk memutarbalikkan fakta. Dari situ mungkin bisa diserahkan ke Jaksa Agung untuk di-P-21 (disidangkan) dan tidak jadi urusan polisi lagi. Berarti Kapolri harus bermain save," ujarnya.

Mengenai pernyataan Juru Bicara KBI Adhie Massardi bahwa hal itu merupakan perintah SBY untuk menangkap Rizal, menurutnya tidak berdasar. Apalagi jika mendasarkan pengalaman saat Adhie menjadi juru bicara kepresidenan di era Abdurrahman Wahid.

"Kalau konteksnya penyataan Adhi kan tentang pembakaran foto. Itu jelas berbeda dengan saat ini. Kalau pembakaran foto jelas dan terlihat sampai proses penyangkaan sangat jelas. Saya kan tahu kultur kepolisian, jadi ini tidak bisa dibandingkan," paparnya. [R2]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.