INILAH.COM, Jakarta - Berbeda dengan PAN yang akan menggugat Presiden SBY ke MK terkait pelantikan Thaib Armaiyn dan Abdul Ghani Kasuba sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara, Partai Golongan Karya (Golkar) belum merumuskan langkah politiknya.
"Belum ada rapat pembahasan dan belum ada keputusan dari DPP Partai Golkar terhadap pelantikan Thaib Armaiyn dan Abdul Ghani Kasuba sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara," Kata Ketua Bidang Kesra DPP Partai Golkar Firman Subagyo kepada INILAH.COM di Jakarta, Sabtu, (4/10).
Firman menambahkan, jika Thaib dan Ghani dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara oleh Menteri Dalam Negeri Mardiyanto, maka Mendagri sudah terlalu jauh memasuki kancah politik.
"Golkar menyikapi secara politik dan tergantung kebutuhan-kebutuhan fraksi Partai Golkar,"ujarnya.
Menurut Firman, selama ini track record Mendagri Mardiyanto belum teruji loyalitasnya terhadap Presiden SBY dan Partai Demokrat.
"DPP Golkar akan merumuskan langkah-langkah politik di rapat harian DPP Partai Golkar setelah libur lebaran ini," pungkasnya
Seperti diketahui, dalam Pilkada Malut Partai Golkar, Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK), dan PAN mengusung Abdul Gafur-Abdurrahim Fabanyo.[L6]