Minggu, 27 Mei 2012 | 17:54 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Technical Rebound Dukung Bursa
Headline
inilah.com/Agus Priatna
Oleh: Asteria
web - Rabu, 12 Mei 2010 | 16:21 WIB
INILAH.COM, Jakarta Menyambut libur nasional besok, indeks saham berhasil berakhir di zona hijau. Membaiknya sentimen dan faktor technical rebound menjadi katalis pengangkat bursa.

Pada perdagangan Rabu (12/5), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 34,731 poin (1,23%%) ke level 2.847,622. Indeks saham unggulan LQ 45 naik 7,844 poin (1,45%) ke level 548,713.

Pengamat pasar modal Irwan Ibrahim mengatakan, indeks hari ini berhasil menguat karena faktor technical rebound, menyusul pelemahan bursa pada perdagangan kemarin. Membaiknya bursa regional juga menumbuhkan kepercayaan pasar. Investor asing pun kembali melakukan pembelian di pasar dalam negeri,katanya kepada INILAH.COM.

Menurutnya, pasar semula mencemaskan imbas negatif dari utang Yunani. Namun, pembukaan bursa saham Eropa, seiring penguatan euro dan naiknya kembali harga komoditas seperti minyak dan batubara, meredam kekhawatiran pasar. Asing kebanyakan berinvestasi untuk jangka panjang, sehingga sentimen jangka pendek, cenderung diabaikan, katanya.

Hampir semua sektor menguat, dipimpin sektor konsumsi yang naik 4,1%. Disusul sektor manufaktur dan tambang yang terangkat 2%, industri dasar 1,4%, finansial 1,2%, perkebunan 0,8%, properti 0,7%, infrastruktur 0,2% dan aneka industri 0,04%. Hanya sektor perdagangan yang terpantau melemah.

Perdagangan di Bursa Efek Indonesia hanya moderat, dimana volume transaksi tercatat sebanyak 3,687 miliar lembar saham, senilai Rp 3,182 triliun dan frekuensi 96.529 kali. Sebanyak 139 saham naik, 72 saham turun dan 74 saham stagnan.

Asing mencatatkan transaksi beli bersih (foreign net buy) mencapai Rp140 miliar. Rinciannya adalah nilai transaksi beli asing sebesar Rp955 miliar dan nilai transaksi jual asing mencapai Rp815 miliar.

Beberapa emiten yang menguat antara lain Gudang Garam (GGRM) naik Rp 3.000 ke Rp 31.400, Merck (MERK) naik Rp 1.000 ke Rp 73.000, Bank Mega (MEGA) naik Rp 575 ke Rp 2.875, Unilever (UNVR) naik Rp 500 ke Rp 15.100, Indocement (INTP) naik Rp 350 ke Rp 15.700, Indo Tambang (ITMG) naik Rp 350 ke Rp 36.800.

Sedangkan emiten-emiten yang melemah antara lain Alfamart (AMRT) turun Rp 190 ke Rp 1.000, First Media (KBLV) turun Rp 50 ke Rp 800, Telkom (TLKM) turun Rp 50 ke Rp 7.600, PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI) turun Rp 50 ke Rp 8.350, Indosat (ISAT) turun Rp 50 ke Rp 5.550.

Penguatan IHSG didukung kenaikan bursa regional Asia. Indeks komposit Shanghai ditutup menguat tipis 8,14 poin (0,3%) ke level 2.655,71, didukung aksi bargain-hunting di perusahaan pengembang real-estate dan keuangan. Indeks Hang Seng di Hong Kong naik 65,98 poin (0,33%) ke level 20.212,49 dan indeks Strait Times Singapura naik 21,76 poin (0,76%) ke level 2.879,43.

Hanya indeks Kospi di Korsel turun 7.21 poin (0.4%) ke level 1.663,03 di tengah kekhawatiran masalah hutang di Eropa selatan dan potensi pengetatan kebijakan dari China maupun dari Korea Selatan. Demikian juga indeks Nikkei di Jepang yang turun 17,07 poin (0,2%) ke 10.394,03. [mdr]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.