INILAH.COM, Banda Aceh - Mantan Menteri Keuangan GAM Tengku Muhammad Usman Lampoh Awe meninggal dunia pada Jumat 3 Oktober 2008, pukul 22.00 WIB di Rumah Sakit Umum (RSU) Sigli Kabupaten Pidie. Dia menderita penyakit kanker darah (leukemia).
"Tengku Muhammad Usman Lampoh Awe akan dimakamkan di desa kelahirannya di Lampoh Nana Laweung, Pidie," kata mantan deputi juru bicara GAM Munawarliza Zainal di Banda Aceh, Sabtu (4/10).
Munawarliza yang juga Walikota Sabang mengatakan, saat ini jenazah disemayamkan di rumah duka menunggu proses pemakaman. Sejumlah mantan petinggi GAM lainnya turut hadir melayat seperti mantan panglima GAM yang juga ketua Partai Aceh, Muzakkir Manaf.
Tengku Usman Lampoh Awe lahir di Lampoh Awe, Pidie. Dia telah bergabung dengan GAM sejak awal berdirinya organisasi yang dibentuk Hasan Tiro itu. Selama bergabung dan menjadi petinggi GAM, berulang kali ia ditangkap dan menjalani hukuman penjara karena dituduh berbuat makar.
Ia pernah divonis 20 tahun dan dibebaskan karena mendapat amnesti pada era Presiden BJ Habibie. Semasa COHA ( Cessation of Hostilities Agreement/kesepakatan penghentian permusuhan), ia menjabat Ketua Komite Bersama untuk Konsultasi Demokrasi.
Setelah kesepakatan (MoU) damai Helsinki 15 Agustus 2005, ia bersama puluhan tahanan politik GAM lainnya yang menjalani hukuman di sejumlah lembaga Permasyarakatan di Pulau Jawa dibebaskan dan dipulangkan ke Aceh.[*/L8]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !