INILAH.COM, Jakarta - Wakil Ketua Umum Partai Golkar Agung Laksono menyambut baik wacana kembali berduetnya SBY-JK di 2009. Toh, wacana tersebut tidak berdampak negatif untuk pemerintah.
"Saya kira wajar saja jika itu disikapi dengan kegembiraan, karena suasana ini tidak akan mempunyai dampak yang negatif pada masa pemerintahan saat ini hingga berakhir masa pemerintahan," kata Agung Laksono di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (6/10).
Meski begitu, keputusan apakah JK akan mendampingi SBY sudah disepakati dalam rapim setelah pemilu legislatif, 9 April 2009.
"Berpasangan lagi atau tidak, kan kita tahu SBY-JK sudah teruji dan ini bisa dipahami dengan baik," ujar Agung.
Untuk saat ini, kata Agung, Partai Golkar sedang bersiap-siap untuk menghadapai minimum persyaratan mencapai dukungan. Harapannya, kalau digabungkan bisa mencapai 30, 20, atau 50 persen.
"Namun kita lihat nanti, karena platform politiknya beda. Kita juga sudah mampu menjalani pemerintahan dengan baik," imbuhnya.[L8]