Minggu, 27 Mei 2012 | 01:38 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Inflasi September 0,97 Persen
Headline
Ali Rosidi - inilah.com/Bayu Suta
Oleh: Reni Herawati
web - Senin, 6 Oktober 2008 | 14:13 WIB
INILAH.COM, Jakarta- Inflasi bulan September 2008 tercatat sebesar 0,97 persen atau lebih tinggi dibanding Agustus 2008 yang nilainya mencapai 0,51 persen.

Menurut Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa, Badan Pusat Statistik (BPS), Ali Rosidi dalam acara jumpa pers Senin (6/10)di Gedung BPS, Jakarta, peningkatan inflasi September lebih dipicu oleh naiknya harga bahan-bahan pangan sepanjang bulan Ramadhan hingga Hari Raya Lebaran.

Kenaikan inflasi ini terjadi di seluruh kota di Indonesia. Inflasi tertinggi terjadi di Tarakan, sebesar 2,8 persen, sedang terendah di Manado 0,03 persen.

Tingginya angka inflasi September 2008 disebabkan adanya kenaikan indeks barang dan jasa di semua kelompok, seperti sektor makanan yang mencatatkan inflasi tertinggi sebesar 1,9 persen, menyusul makanan jadi, minuman rokok 0,9 persen, perumahan, air listrik, gas dan bahan bakar 1,22 persen.

Sektor lainnya yang menyumbang inflasi antara lain kelompok sandang 0,5 persen, kesehatan 0,3 persen, transportasi, komunikasi dan jasa keuangan 0,22 persen. [L3]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.