inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Sidang Rakyat Yogya Tolak Pilkada

Headline
Sri Sultan - inilah.com/Abdul Rauf
Oleh:
Senin, 6 Oktober 2008 | 16:32 WIB
INILAH.COM, Yogyakarta - Sidang Rakyat II Kawula Yogyakarta yang dihadiri ribuan warga
Yogyakarta di halaman DPRD DIY, memutuskan mengangkat Sultan Hamengku Buwono dan Paku Alam sebagai Gubernur/Kepala Daerah dan Wakil Gubernur (Wagub)/Wakil Kepala Daerah DIY.


Keputusan sidang rakyat yang berlangsung Senin (6/10) dibacakan Ketua/Mandataris Sidang Rakyat Kawula Yogyakarta Mulyadi itu secepatnya akan disampaikan kepada Presiden, pimpinan DPR, Gubernur DIY dan DPRD DIY.

Keputusan tersebut didasari pernyataan sikap berbagai elemen masyarakat DIY yang dibacakan Sekretaris Sidang Rakyat Kawula Yogyakarta Bibit Rustamto.

Berbagai elemen masyarakat DIY antara lain menyampaikan pernyataan sikap bahwa DIY adalah daerah yang berstatus istimewa dalam NKRI dan berkedudukan setingkat provinsi.

Selain itu warga Yogyakarta mendukung sikap tegas Sultan Hamengku Buwono X yang disampaikan pada 7 April 2007 lalu mengenai ketidakbersediaannya dicalonkan kembali sebagai Gubernur DIY karena di DIY tidak dikenal adanya pemilihan gubernur dan wakil gubernur, melainkan penetapan gubernur dan wakil gubernur yang dilaksanakan sesuai mekanisme pengukuhan/penetapan.

Sidang rakyat tersebut juga mendesak pada pemerintah dan DPR untuk segera menyelesaikan Rancangan Undang-Undang (RUU) Keistimewaan menjadi UU Keistimewaan DIY dengan memperhatikan aspirasi masyarakat yang memuat mekanisme demokrasi penentuan kepala daerah dan wakil kepala daerah DIY melalui pengukuhan/penetapan.

Mengukuhkan kepemimpinan DIY yang bersifat tetap, yakni kepemimpinan dwitunggal Sultan Ngayogyakarta Hadiningrat dan Adipati Paku Alam sebagai kepala daerah dan wakil kepala daerah setingkat provinsi dengan sebutan gubernur dan wakil gubernur.

Rakyat Yogyakarta mendukung sepenuhnya semua sikap dan amanat yang disampaikan Sultan Hamengku Buwono X dan Paku Alam IX serta menyatakan rakyat DIY berdiri di belakangan kedua pemimpin tersebut.[*/L6]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.