inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

SBY Panggil Sultan Bahas Nasib Yogya

Headline
Sri Sultan - inilah.com/Abdul Rauf
Oleh:
Senin, 6 Oktober 2008 | 19:05 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Presiden SBY pada Selasa (7/10) memanggil Sri Sultan Hamengku Buwono X di Kantor Kepresidenan Jakarta untuk membicarakan sejumlah hal,termasuk Keppres tentang perpanjangan masa jabatan Gubernur DIY.

"Memang ada jadwal dengan Sultan. Semula hari ini namun karena ada rapat penting maka ditunda hingga besok," kata Menteri Sekretaris Negara Hatta Rajasa usai sidang kabinet paripurna di ruang rapat utama gedung Sekretariat Negara Jakarta, Senin (6/10).

Hatta mengatakan, salah satu agenda yang akan dibicarakan dalam pertemuan itu adalah perpanjangan masa jabatan Sri Sultan Hamengkubuwono X sebagai Gubernur DIY selama tiga tahun yang ditetapkan dalam Keputusan Presiden.

Menurutnya, Presiden Yudhoyono memang mengundang Gubernur DIY untuk bertemu di Jakarta. "Saya menghubungi Pak sultan, Presiden memang memanggil Pak Sultan. Menurut saya adalah hal yang wajar saja bila Presiden ingin bertemu dengan Gubernurnya," kata Hatta.

Ketika disinggung apakah dengan dikeluarkannya Keppres itu maka secara tidak langsung akan menghambat langkah Sultan untuk maju dalam pemilihan presiden 2009 mendatang, secara tegas Hatta membantahnya.

"Tidak seperti itu. Jangan berpikir menghambat itu atau bagaimana, kita harus bangun kepercayaan, jadi memang tidak ada konteks untuk menghambat," tegasnya.

Dipaparkan Mensesneg, inti dari Keppres perpanjangan masa jabatan Gubernur DIY tersebut adalah antara lain tidak mungkin ada kekosongan jabatan sementara RUU keistimewaan Yogyakarta masih dibahas.

"Pembahasan RUU itu masih memerlukan masukan dari banyak pihak, baik dari Sultan, rakyat maupun pemerintah pusat. Dari sisi hukum keppres perpanjangan itu juga tidak ada masalah karena saat ini masih ada UU Keitimewaan Yogyakarta yang dibuat sekitar tahun 1954," papar Hatta.[*/L6]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.