Rabu, 23 Mei 2012 | 20:44 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Krisis Global Ganggu Produksi Minyak Indonesia
Headline
istimewa
Oleh: Vina Nurul Iklima
web - Selasa, 7 Oktober 2008 | 15:28 WIB
INILAH.COM, Jakarta- Krisis ekonomi global yang terjadi saat ini bisa mengganggu aktivitas produksi minyak di Indonesia. Para perusahaan minyak skala kecil akan kolaps sehingga industri hulu minyak akan dikuasai perusahaan-perusahaan kelas kakap.

Menurut Wakil Kepala BP Migas Abdul Muin di sela-sela acara silaturahmi BP Migas di Kantor BP Migas, Jakarta, Selasa (7/10/2008), semua perusahaan perminyakan yang ada di Indonesia mau tidak mau harus melakukan penghitungan ulang terhadap semua pendanaan dan rencana kegiatannya.

Diperkirakan akan banyak dari perusahaan di sektor ini yang bakal gulung tikar akibat dampak krisis gobal yang terjadi saat ini. "Bisa-bisa, struktur perusahaan-perusahaan migas yang ada di Indonesia nantinya dikendalikan oleh produsen besar seperti OPEC," tukasnya.

Pertamina sendiri, menurut Kepala BP Migas R Priyono akan mendekati beberapa sumber pendanaan untuk membantu perusahaan minyak skala menengah ke bawah. "Kita tidak punya pilihan, mengingat kebutuhan dalam negeri juga masih tinggi, yaitu sekitar 1,3 juta barel. Sementara produksi kita hanya 900 ribu hingga satu juta bph. Jadi kalau mau naik 100 ribu juga nggak masalah," katanya.[L5]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.