INILAH.COM, Jakarta- Penghentian perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada sesi siang tadi merupakan langkah yang sangat bagus. Pasalnya, jika dilanjutkan kondisinya malah semakin berbahaya.
Menurut pengamat ekonomi, Aviliani, langkah yang sebaiknya dilakukan sekarang hanya menunggu sampai kondisi pasar membaik kembali. Pasalnya kucuran dana talangan sebesar 700 Miliar dolar AS yang akan digunakan untuk memulihkan kondisi finansial di AS belum ada implementasinya. Hasilnya juga baru akan bisa terlihat satu bulan ke depan.
"Yang penting, kita tidak perlu panik," ujarnya kepada INILAH.COM dalam wawancara via telepon, Rabu (8/10).
Dia juga mengutarakan bahwa gejala-gejala seperti ini juga terjadi secara global. Rusia misalnya, juga melakukan hal yang sama dengan Indonesia. Jadi langkah yang harus dilakukan menurut Avi adalah kembali ke jalan yang benar.
Pemerintah seharusnya bukan hanya fokus untuk mempertahankan kondisi pasdar modal saja yang sifatnya jangka pendek, tapi harus berpikir jangka panjang. Artinya sektor riil harus dibangkitkan kembali. Dalam jangka pendek yang harus dilakukan pemerintah seharusnya menggarap pasar domestik, meningkatkan bea masuk, dan mengurangi impor ilegal.[L5]