inovasi portal berita
Jumat, 10 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

UKM Jangan Jadi Korban

Headline
Erwin Aksa - inilah.com/Wirasatria
Oleh: Vina Nurul Iklima
Rabu, 8 Oktober 2008 | 13:25 WIB
INILAH.COM, Jakarta- Dunia usaha berharap pemerintah bisa memaksimalkan program dan dana pembangunan yang selama ini terhambat untuk meningkatkan peningkatan produktivitas ekonomi domestik ini.

Dalam keterangan persnya di Jakarta, Rabu (8/10), Ketua Umum DPP HIPMI, Erwin Aksa Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) menyatakan optimismenya bahwa perekonomian Indonesia dapat mengatasi dampak krisis keuangan di AS. Hal ini disebabkan, krisis tersebut hanya terbatas pada pasar modal dan sektor keuangan saja. "Sementara, pertumbuhan ekonomi Indonesia selama ini kan ditopang oleh aktivitas domestik," ujarnya.

Karenanya, dia berharap pemerintah bisa memaksimalkan program dan dana pembangunan yang selama ini terhambat untuk meningkatkan peningkatan produktivitas ekonomi domestik ini. Sebab keadaan seperti ini yang paling dikhawatirkan adalah para pelaku usaha. "Jadi, apa pun yang akan ditempuh pemerintah sekarang, sebaiknya dikomunikasikan dengan baik kepada pasar supaya pengusaha juga bisa bersiap diri," tandasnya.

Menurutnya ada tiga perhatian utama pengusaha dalam situasi sekarang ini, yaitu nilai tukar rupiah, tingkat suku bunga dan inflasi. Karena semua investor di seluruh dunia berusaha meningkatkan likuiditasnya terutama dalam dolar AS, yang tentunya membuat rupiah tertekan. Inflasi juga sudah cukup tinggi. "Jadi apa pun kebijakan pemerintah jangan sampai pelaku usaha kecil yang dikorbankan. Misalnya dengan suku bunga yang mencekik saat ini demi untuk mempertahankan rupiah atau memerangi inflasi," ujarnya.[L5]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.