Salut! Kata pertama yang saya sampaikan untuk pengelola bursa, dengan mengsuspend bursa maka kejatuhan IHSG yang panik dapat sementara dibiarkan cool down dulu.
BEI pun tampaknya sudah mengkalkulasi semua kemungkinan terburuk dengan telah mengawasi secara ketat praktik short selling, sehingga saat suspend diberlakukan, diharapkan tidak ada investor yang berada dalam posisi short sell.
Memang penurunan IHSG cenderung tidak logis, di Amerika yang berpredikat sumber keterpurukan saja, Dow hanya turun 5% sementara IHSG turun cukup 2 kali lipatnya saja hanya dalam 1 1/2 jam berjalannya perdagangan. Hal ini membuktikan bahwa investor kita masih terlalu panik dalam menghadapi situasi, tetapi menurut saya hal ini tidak serta merta kesalahan investor.
Para pembuat kebijakan turut menyumbang kepanikan, seperti pihak otoritas pasar modal yang memperingatkan wartawan untuk tidak menulis berita yang buruk yang mana mencerminkan pembungkaman demokrasi dalam skup sempit, berkumpulnya menteri-menteri di hari libur, Presiden AS yang muncul bak selebritis di infotainment sebanyak 14 kali dalam 15 hari sampai BI yang menurut saya egois dengan ngotot menaikkan BI Rate kemarin.
Egois karena hal ini dilakukan untuk memperingan tugas BI mengawal pergerakan Rupiah yang semakin gawat mendekati level psikologis 10.000 terhadap USD. Saya sangat berharap bahwa pengorbanan semua pihak untuk memuluskan langkah BI ini benar-benar dapat menolong Rupiah kita, tetapi saya menyangsikan kekuatan BI dalam menghadapi tekanan pasar.
Satu lagi saya pribadi sangat khawatir dengan prospek saham-saham perbankan, sebab sebagaimana kita tahu kenaikan suku bunga makin memberatkan nafas bank yang tengah kesulitan likuiditas, ujung-ujungnya NPL terancam meningkat tajam dan harapan dan doa saya adalah mudah-mudahan fenomena likuidasi perbankan yang pernah terjadi 10 tahun yang lalu tidak kembali terulang karena saya pikir para bankir harusnya telah belajar banyak dari tragedi 10 tahun yang lalu.
Seperti yang telah saya tulis sebelumnya, Dow dan Nikkei akhirnya rontok di bawah level 10.000, bila Nikkei tutup di bawah level 10.000 hari ini maka dampak resesi ini akan terasa dalam waktu yang lama dan sangat menyakitkan, dan prediksi saya baru akan pulih pada 2013.
Apa yang akan terjadi bila suspend nantinya dibuka? Menurut saya melihat dari mayoritas tipikal investor di bursa, tampaknya IHSG akan anjlok semakin tajam, mengapa? Karena investor akan melihat bahwa di balik niat baik BEI melindungi investor terbuka suatu celah opini publik bahwa BEI tengah mengalami kepanikan luar biasa. Bagaimana tidak?
Bursa tiba-tiba disuspend ketika sesi 1 tinggal menyisakan 1 jam perdagangan, bila BEI tidak terlalu panik, mungkin suspend bisa baru diberlakukan sejak sesi 2 nanti.
Saat ini, saya masih dalam pendapat yang sama dengan tulisan terakhir saya bahwa dana tunai adalah segalanya saat ini, bila investor sudah cuci gudang sejak tulisan saya yang terakhir, walau menyakitkan, saya rasa adalah pilihan yang lebih bijak ketimbang menunggu hingga detik ini, bila dana tunai sudah ditangan, ibarat peluru, investor bisa menggunakannya bila saatnya dirasa sudah tepat kembali.
Lebih baik lagi sementara menunggu, dana tersebut bisa dikonversikan ke beberapa mata uang yang saya rasa merupakan pilihan tepat yaitu mata uang negara Brazil, India, Rusia dan China.
Mungkin para pembaca bertanya-tanya tentang pilihan saya tapi sekedar mengingatkan saja bahwa pada 1998 banyak orang berhasil mengantungi keuntungan dengan melepas Rupiah dan switch ke USD karena waktu itu US sangat stabil perekonomiannya.
Saat ini 4 negara pilihan saya diatas tampaknya mengalami minimum exposure dari pergolakan ekonomi AS dan sangat berpotensi secara kolektif menggantikan negara Uwak Sam itu di peta kekuatan perekonomian ke depan.
Ibaratnya bila kita ke bengkel untuk spooring & balancing, hanya 1 hal yang bisa kita lakukan yaitu menunggu di ruang tunggu bengkel, hal yang sama terjadi dengan bursa kita yang tengah mengalami balancing dari bubble yang tercipta beberapa tahun belakangan di bursa, yang mengakibatkan bursa tidak lagi menjalankan tugasnya sebagai cerminan dari makroekonomi negara tercinta ini, terjadi gap yang cukup jauh dari pasar finansial dengan ekonomi riil, ibaratnya pasar finansial berada di dunia lain.
Terakhir saya sarankan bagi investor pada saat suspend dibuka nanti, waspadalah, bila pergerakannya masih mengalami tekanan penurunan, segeralah bertindak, cuci gudang dan tenangkan diri secara fisik dan mental sembari menunggu 2013. Waspadalah, level psikologis IHSG 1000 tampaknya berpeluang dites oleh pasar dalam waktu dekat bila tidak terjadi suatu keajaiban. Seperti di upacara bendera : "Berdoa. Mulai!"
Irwan Buniardi, irwan.buniardi@megaci.com