Sabtu, 26 Mei 2012 | 10:13 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Pemerintah Tanggapi Positif Penutupan BEI
Headline
Sofyan Djalil(tengah) - inilah.com/Abdul Rauf
Oleh: Vina Nurul Iklima
web - Rabu, 8 Oktober 2008 | 15:38 WIB
INILAH.COM, Jakarta- Menteri keuangan ad interim, Sofyan Djalil menilai keputusan Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan perdagangan saham siang tadi.

Menurutnya, penghentian perdagangan tersebut guna menghindari kejatuhan yang lebih dalam serta untuk meredam kepanikan para pelaku pasar. "Jadi tidak ada masalah, karena suspensi perdagangan saham membuat orang berpikir," katanya di Jakarta, Rabu (8/10).

Dia mengakui langkah tersebut juga telah dilakukan setelah terlebih dulu berkonsultasi dengan pihak Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam LK). "Selain itu, dalam standar operasional BEI, penghentian dapat dilakukan jika IHSG telah merosot hingga 10%," ujarnya.

Ia menilai kepanikan yang terjadi di pasar saham Indonesia sangat berlebihan, karena penurunan di pasar saham negara-negera lainnya hanya sekitar 2-4%. "Karenanya, saya berharap keputusan BEI ini dapat menghilangkan kepanikan yang luar biasa akibat turunnya sudah tidak normal," ujarnya.[L5]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.