INILAH.COM, Jakarta - Di tengah ambruknya Bursa Efek Indonesia (BEI), sebenarnya lantai bursa domestik memberikan tawaran menarik bagi investor.
Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Erwin Aksa meyakini bahwa pemodal akan kembali bermain di pasar saham karena saat ini harga saham sangat rendah. Dengan kembalinya investor masuk bursa, itu tentu akan membuat perdagangan di lantai bursa kembali bergairah.
"Pemilik uang akan kembali (ke pasar saham) karena (harga saham saat ini) murah sekali," kata Erwin di Jakarta, Rabu, terkait dengan penghentian sementara perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Keputusan untuk menghentikan sementara perdagangan di BEI dipicu oleh kejatuhan indeks harga saham gabungan lebih dari 10%, yang membuat indeks terpelanting di kisaran level 1.400.
Erwin juga menyarankan kepada pemilik uang untuk membeli saham yang saat ini sudah oversold karena menguntungkan untuk jangka panjang.
Namun Erwin juga mengakui bahwa saat ini pemodal agak takut memegang saham. Selain itu, pemegang dana yang sebelumnya memiliki saham untuk alternatif investasi, juga memerlukan dana sehingga mereka menjual saham yang dimilikinya. Mereka selanjutnya menyimpan dana ke deposito yang bunganya juga cukup tinggi saat ini.
"Sekarang, karena panik pelaku pasar modal menyimpan dananya di perbankan yang suku bunganya tinggi," katanya.
Namun, beralihnya investasi dari saham ke deposito itu akan terhenti karena harga saham sudah sangat murah sehingga akan kembali diminati.[*L2]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !