Senin, 28 Mei 2012 | 15:00 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Mbah Dur: Duet SBY-JK Masih Kuat
Headline
SBY dan Jusuf Kalla - inilah.com/Abdul Rauf
Oleh:
web - Rabu, 8 Oktober 2008 | 20:15 WIB
INILAH.COM, Magelang - Duet kepemimpinan nasional antara Presiden SBY dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla hingga saat ini masih dinilai kuat dan bisa diharapkan memimpin negeri ini untuk periode mendatang. Walau pun tidak bagus-bagus amat.

"Meskipun tidak bagus banget, namun masih bisa diharapkan. Sebab duet SBY-JK itu lumayan dan kelihatannya masih agak kuat, sementara ini belum ada tokoh-tokoh yang muncul, yang kelihatan dua itu, entah nanti kalau ada tokoh lain muncul," kata Abdurrahman Chudlori di Magelang, Rabu (8/10).

Kiai yang akrab disapa Mbah Dur ini mengemukakan, munculnya sejumlah tokoh terutama dari kalangan tokoh lama sebagai hal yang baik di alam demokrasi di Indonesia saat ini. Dia menyebutkan di antaranya Akbar Tanjung dan Sutiyoso, yang telah menemuinya secara pribadi di Pondok Pesantren Asrama Perguruan Islam, Tegalrejo, Kabupaten Magelang.

"Semua itu kompetisi," kata Mbah Dur yang juga Ketua Dewan Syuro Dewan Pimpinan Pusat Partai Kebangkitan Nasional Umat (PKNU) itu.

Sejumlah tokoh lain yang muncul ke publik akhir-akhir ini dan diperkirakan bakal maju dalam pencalonan presiden pada pemilu 2009, katanya, antara lain Prabowo Subiyanto dan Wiranto. Hingga saat ini, katanya, PKNU belum menentukan sikap menyangkut calon presiden mendatang.

"Kalau PKNU nanti setelah pemilu legislatif 2009, kita mendapat berapa kursi, setelah itu mencari calon atau menentukan koalisi," jelasnya.

PKNU menargetkan perolehan suara pemilu legislatif 2009 sebanyak 18 persen. Ia menyatakan optimis target 18 persen suara diperoleh PKNU karena partai itu didirikan oleh para kiai yang memiliki pengaruh relatif besar terhadap masyarakat.

Kepengurusan PKNU saat ini, katanya, telah ada di seluruh provinsi di Indonesia tetapi tiga basis massa terbesar secara berturut-turut Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat. Menurutnya PKNU mempunyai strategi sendiri untuk mendapat simpati massa. Mbah Dur tidak menyebut cara PKNU meraih massa.

"Mudah-mudahan massa PKB masuk PKNU. Tidak hanya PKB yang bergeser, rupa-rupanya malah justru banyak dari PPP. Pendekatannya seperti partai-partai lain, kita tidak mau mengganjal PKB, kita usaha dengan jalur kita sendiri," katanya.[*/L8]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.