INILAH.COM, Jakarta - Meski Presiden SBY telah mengeluarkan Keppres perpanjangan masa jabatan Sri Sultan Hamengku Buwono X sebagai Gubernur DIY selama 3 tahun, hal ini tidak menghalangi Sentra Organisasi Karyawan Swardiri Indonesia (Soksi) mengusung raja Yogyakarta itu mencadi capres di 2009.
Dalam acara yang digelar di kediaman Ketua Dewan Penasehat SOKSI Suhardiman di jalan Kramat Batu, No 1, Cipete, Jakarta Selatan
Sultan hadir langsung.
Sultan tiba sekitar pukul 19.10 WIB dengan sedan Mercedes hitam B 10 QV bersama istrinya GKR Hemas. Wajahnya tampak cerah, serasi dengan busana batik warna merah yang dikenakannya.
Ketika turun dari mobil, Sultan enggan memberikan komentar. Wartawan hanya dipersilahkan mengambil gambar. Sultan berjalan menuju rumah utama melewati halaman yang cukup luas.
Begitu tiba di depan rumah, Sultan dan istrinya disambut langsung oleh Suhardiman dengan pengalungan rangkaian bunga melati.
Sebelumnya Suhardiman memberikan pernyataan pada wartawan bahwa Soksi akan mendeklarasikan Sri Sultan Hamengkubuwono untuk menjadi Calon Presiden di 2009. "Malam ini baru dideklarasikan," ujarnya
Suhardiman menuturkan, alasan Sultan dicalonkan menjadi presiden karena, sosok Sultan dianggap merupakan salah seorang tokoh reformasi yang belum mendapatkan apa-apa. Berbeda dengan Gus Dur dan Megawati yang pernah menjabat sebagai presiden.
"Maka tidak berlebihan jika Sri Sultan dicalonkan menjadi presiden," cetusnya.
Suhardiman mengaku, langkah Soksi mendeklarasikan Sultan berasal dari keinginan organisasinya. Sejauh ini belum ada satu pun partai politik yang ikut mendukung langkah Soksi.[M Husni Nanang/L6]