INILAH.COM, Jakarta - Sentra Organisasi Karyawan Swardiri Indonesia (SOKSI) mengusung Sri Sultan Hamengku Buwono X menjadi calon presiden di Pilpres 2009. Namun raja Yogyakarta ini mengaku masih belum memutuskan kesiapannya menjadi capres.
"Saya tidak mendeklarasikan diri menjadi capres. Saya sebagai kader SOKSI hanya menerima tawaran dari SOKSI. Mengenai siap atau tidak, saya harus merenung dulu," kata Sultan pada pendeklarasian dukungan SOKSI kepada Sultan HB X sebagai Presiden 2009, di kediaman Ketua Dewan Penasehat SOKSI Suhardiman, di Jakarta, Rabu (8/10).
Dalam pidato sambutannya, Sultan HB X mengajak bangsa ini untuk mengadakan perubahan. Bangsa ini dinilainya mengalami masalah kebangsaan. Sebab, masih banyak kelompok orang yang mengutamakan keakuan dan kekamian daripada keakuan dan kekamian yang menyumbang bangsa ini.
Dalam sambutan yang berjudul Perspektif Masalah Kebangsaan 5 Tahun ke Depan, Sultan mengajak bangsa ini melihat dan mencamkan persatuan Indonesia. "Seperti Garuda Pancasila, bahwa di setiap dada anak bangsa ada Pancasila dan di kakinya mencengkeram kuat Bhinneka Tunggal Ika," cetusnya. [M Husni Nanang/R2]