inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Perbaikan Ekonomi Hanya Wacana

Oleh: Reni Herawati
Kamis, 9 Oktober 2008 | 08:19 WIB
INILAH.COM, Jakarta- Anjloknya sistem perekonomian Indonesia, lebih disebabkan tidak adanya langkah konkrit pemerintah dalam menyelesaikan krisis yang terjadi akibat dampak krisis keuangan AS. Semuanya langkah yang dibuat terlihat hanya sekadar wacana belaka.

Hal ini diutarakan pengamat pasar uang, Farial Anwar dihubungi INILAH.COM melalui telepon selulernya Kamis (9/10. Dia melihat tidak ada hal-hal yang positif yang dibuat pemerintah saat ini dalam mengatasi krisis ekonomi yang terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang terjadi di AS. Termasuk 10 langkah konkrit yang pernah dijanjikan pemerintah.

"Semuanya hanya wacana, dan belum ada langkah konkrit yang bisa dilihat saat ini seperti bagaimana mengatasi hot money dan mempertahankan nilai tukar rupiah agar tetap stabil," tukasnya.

Menyikapi dampak masih ditutupnya Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga hari ini, menurutnya itu lebih disebabkan masih besarnya sentimen negatif terhadap upaya pemerintah dalam menyelesaikan permasalahan ekonomi.

Namun, dia memprediksi nilai tukar rupiah masih belum menyentuh angka Rp 10.000 per dolar AS hari ini. "Tapi, kalau kondisi ini terjadi hingga beberapa hari ke depan, saya yakin nilai tukar rupiah akan bisa mengarah ke angka Rp 10.000 per dolar AS," ungkapnya.[L5]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.