INILAH.COM, Jakarta- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal pembukaan bursa besok sulit untuk diprediksi. Kemungkinan besar IHSG masih tertekan.
Analis Kuo Capital, Edwin Sinaga, menyampaikan sulit untuk memprediksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi pembukaan besok pagi. Pasalnya, menurut Edwin, para investor baru mengalami trauma
dari apa yang dialami sejak dilakukan suspensi terhadap BEI Rabu (9/10).
"Yang penting buat investor itu bukan kapan akan dibukanya, tapi apakah ada resep yang baik dari pemerintah untuk memulihkan situasi ekonomi di dalam negeri," ujarnya kepada INILAH.COM yang dihubungi melalui telepon.
Kalau tidak ada resep yang tepat, lanjut Edwin, itu tetap akan menimbulkan penyakit bagi bursa.
"Yang penting itu kredibilitas pemerintahnya, bukan keputusan untuk membuka bursa kembali. Termasuk, langkah-langkah yang dilakukan BI, itu tidak penting sama sekali. Yang penting itu langkah konkret untuk menangani kondisi bursa saat ini," ujarnya.[L5]