inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Pasar CPO Lesu Tertekan Krisis Global

Headline
istimewa
Oleh: Madli Tambunan
Kamis, 9 Oktober 2008 | 18:47 WIB
INILAH.COM, Medan - Harga minyak sawit mentah (CPO) di Indonesia kini mengalami penurunan akibat terjadinya krisis ekonomi global yang membuat pasar ekspor CPO lesu.

Sekretaris I Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit (Gapki) Sumatera Utara, Timbas Ginting, mengatakan perekonomian di dunia saat ini mengalami gejolak, sehingga berdampak pada seluruh ekspor di Indonesia, khususnya CPO yang juga terimbas.

"Saat ini pasar CPO anjlok, bahkan juga menyebabkan seluruh kontrak ekspor CPO menjadi terkendala. Hal itu karena banyaknya pesanan CPO yang dibatalkan, sehingga mengakibatkan kerugian yang besar terhadap pengusaha kelapa sawit," kata Timbas di Medan, Kamis (9/10).


Lebih lanjut, Timbas mengatakan sebanyak 59 perusahaan yang tergabung dalam Gapki Sumatera Utara mengeluhkan akan turunnya nilai ekspor CPO yang selama ini didistribusikan ke India, China, Uni Eropa dan Pakistan. Hal itu disebabkan CPO tertumpuk di beberapa penampung.


"Puluhan ton CPO tertimbun di beberapa penampungan di Sumatera Utara, karena kontrak ekspor CPO ke luar negeri dibatalkan," katanya.

Timbas berharap pemerintah dapat memberikan solusi untuk menstabilkan harga CPO nasional maupun internasional.

"Dengan menurunnya harga sawit, maka Gapki yang mewakili seluruh pengusaha kelapa sawit di Sumatera Utara berharap agar pemerintah menurunkan harga pupuk, sehingga mengurangi beban para pengusaha sawit," ujarnya.[L2]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.