inovasi portal berita
Jumat, 10 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Mobile-8 Nekat 'Rights Issue'

Headline
Istimewa
Oleh: Ibrahimsyah
Jumat, 10 Oktober 2008 | 08:59 WIB
INILAH.COM, Jakarta Di tengah situasi pasar modal yang buruk, PT Mobile-8 Telecon Tbk nekad menggelar rights issue. Padahal, mereka termasuk perusahaan yang terkena langsung akibat tutupnya Lehman Brothers.
Manajemen PT Mobile-8 Telecom sudah meminta persetujuan kepada pemegang saham pengendali baru, Jerash Investment. Mereka berniat menggelar penawaran saham terbatas (rights issue) yang meraup dana Rp2 triliun
Direktur Mobile-8 Merza Fachys mengatakan dana itu akan dipakai untuk mendanai ekspansi jaringan. Ekspansi dipandang masih bisa dilakukan meski situasi keuangan perusahaan tidaklah membuat manajemen tenang.
Jerash yang merupakan special purpose vehicle (SPV) berasal dari Dubai, Uni Emirat Arab, saat ini memiliki 22,79% saham Mobile-8. Chief Executive Officer Jerash Investment, Shiv Dave yang menandatangani surat penjelasan pembelian saham Mobile-8 merupakan pendiri Jerash Investment.
Merza menuturkan perolehan rugi perseroan sepanjang semester I tahun ini disebabkan ekspansi jaringan di luar Jawa yang menelan biaya besar. Mobile-8 mengalami rugi bersih sebesar Rp99,8 miliar dibandingkan dengan perolehan laba pada periode yang sama tahun sebesar Rp 44,35 miliar.
Sebenarnya, pendapatan usaha perseroan meningkat menjadi Rp456,05 miliar dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp388,47 miliar. Namun, beban usaha perseroan meningkat menjadi Rp467,99 miliar dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp330,17 miliar.
Merza berharap tahun ini, kerja keras perseroan diharapkan bisa memperbaiki keadaan. Setidaknya, dia memperkirakan neraca keuangan sudah mulai biru kembali pada akhir 2009.
Dia juga menuturkan sampai dengan bangkrutnya Lehman Brothers, perusahaan sekuritas tersebut masih memiliki waran yang seharusnya jatuh tempo pada kuartal I tahun ini.
Mobile-8 menerbitkan waran seiring dengan diperolehnya utang US$70 juta dari Lehman Brothers pada 29 November 2006. Rencananya, Lehman Brothers akan mengambil alih 12% saham Mobile-8 dengan mengeksekusi waran yang jatuh tempo. Saat ini, nilai nominal waran Mobile-8 sebesar US$55 juta dan jatuh tempo pada Juli tahun ini.
Hingga 26 September 2008, Global Mediacom telah menjual 22,79% saham Mobile-8 Telecom kepada Jerash Investment. [I4]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.