Rabu, 23 Mei 2012 | 21:00 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Menkeu: Sentimen Tak Bisa Pulih 100%
Headline
Sri Mulyani - inilah.com/Bayu Suta
Oleh: Maaruf
web - Jumat, 10 Oktober 2008 | 12:40 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Sentimen negatif dari para pelaku pasar tidak mungkin bisa dipulihkan 100% dalam situasi krisis seperti saat ini. Karenanya, pemerintah tengah mencari waktu yang tepat untuk bergerak.

Hal ini disampaikan Menkeu Sri Mulyani Indrawati di kantornya, Jumat (10/10).

Menurutnya, pemerintah saat ini sedang melakukan konsultasi dengan semua pihak terkait, seperti pasar modal, untuk mencari situsai atau cara untuk menjaga kepercayaan di mata para investor.

Pihak-pihak yang melakukan pertemuan adalah Bapepam, BEI, dan seluruh emiten, serta para broker.

"Kita sedang melihat dari semua aspek karena dari seluruh bursa saham di seluruh dunia juga mengalami hal yang sama. Kita tidak ingin perushanan-perusahaan yang listed di sini menghadapi imbas yang tidak perlu terjadi akibat krsiis ini," ujarnya.

Pihaknya sudah sepakat dengan para emiten dan broker dan SRO untuk sama-sama menciptakan suasana yang lebih eratif atau tidak ada lagi yang bisa jadi pegangan. "Itu yang harus dihindari," tukasnya.

Dia mengakui saat ini situasinya sangat merugikan emiten, padahal seharusnya tidak terjadi.

"Saya pun berharap para broker tidak melakukan spekulasi sehingga bisa menimbulkan kontraproduktif.

SRO diharapkan bisa melakukan pengawasan secara baik. Menkeu berharap kondisi ini tidak menimbulkan sesuatu persepsi yang salah.

"Kita justru memulihkan keyakinan dan kepercayaan. Saya akan melihat supaya dampaknya sangat kecil sekali supaya dalam jangka panjang tetap terpelihara kepercayaan," tuturnya.
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.