INILAH.COM, Jakarta - Caleg yang berlatar belakang anak pejabat maupun artis kerap menjadi andalan parpol untuk mendulang suara pada Pemilu 2009. Namun bukan berarti strategi ini tanpa risiko. Kelak, strategi tersebut malah bisa menjadi bumerang.
"Pencalonan anak-anak pejabat maupun artis dengan nomor urut jadi malah bisa merugikan DPR, bahkan parpol itu sendiri. Walaupun ada beberapa di antaranya yang memang memiliki kapasitas," kata Koordinator Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) Sebastian Salang di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (10/10).
Diakui dia, setiap orang memang memiliki hak berpolitik, bahkan menjadi caleg. Namun yang terlihat adalah, kepentingan parpol justru lebih didahulukan daripada kualitas parlemen ke depan.
"Bahkan tidak jarang di beberapa parpol, orang-orang yang kritis malah memilih hengkang akibat kebijakan partai yang menggaet artis untuk menjadi caleg nomor jadi," ujar Sebastian.
Mengenai prospek masa depan parlemen jika dipenuhi anak pejabat maupun artis, dia tertawa kecil. "Ya kalau begitu ya geng Mandra masuk DPR, anda bisa membayangkan, jadi luculah," gurau Sebastian.[L3]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !