INILAH.COM, Jakarta - Tak ada rasa takut di wajah Ketua FPI Habib Rizieq menghadapi tuntutan. Pria yang didakwa menyebarkan kebencian dan sengaja menggerakkan anggota FPI membubarkan Ahmadiyah sehingga terancam 5 tahun 6 bulan penjara ini bahkan mengumandangkan takbir.
"Allahu Akbar! Allahu Akbar!" seru Rizieq setibanya di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jakarta, Senin (13/10) pukul 09.45 WIB, saat ditanya persiapannya menghadapi tuntutan. Takbir Rizieq pun mendapat sahutan serupa dari sekitar 30 pendukungnya.
Rizieq yang mengenakan gamis dan sorban putih ditemani Panglima Komando Laskar Islam Munarman yang mengenakan kemeja coklat muda berdasi. Keduanya menggunakan mobil tahanan Kejari Jakarta Pusat B 9614 KQ.
Setelah bersalaman dan bercipika-cipiki dengan para pendukungnya, Rizieq dan Munarman menuju ruang tunggu di lantai 3. Sementara sidang yang dipimpin majelis hakim Panusunan Harahap berlangsung di lantai 2 dengan agenda pembacaan tuntutan.
Sedangkan JPU dipimpin Mustaming yang juga Humas Kejati DKI Jakarta.
Rizieq terlebih dulu mendengarkan tuntutan pukul 10.00 WIB. Lalu siang harinya pukul 14.00 WIB giliran Munarman mendengarkan tuntutan.
Pengamanan sidang berjalan ketat dan berlangsung sejak pukul 07.30 WIB. Setiap pengunjung sidang harus melalui pemeriksaan. Bagi pengunjung pria diraba-raba tubuhnya agar tidak ada senjata tajam masuk ke ruang sidang. Sedangkan pengunjung perempuan diperiksa tasnya. Sekitar 30 massa Rizieq tampak tertahan di luar pagar PN Jakpus.
"Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, kami akan selalu siap. Kami sudah mempersiapkan 400-500 personel yang unsurnya dari Polres Jakarta Pusat dan Polda Metro Jaya. Kami akan mengamankan jalannya persidangan sampai selesai," kata Kapolres Jakarta Pusat Kombes Pol I Edwin.[L3]