Hingga pembukaan bursa pagi ini, saham-saham kelompok Bakrie masih terkena suspensi.
Berdasarkan analisa Samuel Sekuritas, suspensi yang dilakukan terhadap saham-saham kelompok Bakrie hingga pagi ini lebih kepada untuk mencegah gejolak harga saham tersebut di pasar. Hingga saat ini, untuk membayar hutang-hutangnya, Bakrie& Brothers masih berencana menjual saham dari beberapa anak perusahaannya, seperti PT Bumi Resources (BUMI), PT Bakrie Sumatera Plantation (UNSP), PT Bakrieland Development (ELTY), PT Bakrie Telecom (BTEL), dan PT Energi Mega Persada (ENRG).
Credit Lyonnaise pun dikhabarkan akan membeli 10% UNSP, sementara Avenue Capital dikhabarkan membeli 2% saham BUMI dan 8% saham ELTY. Dengan menggunakan harga terakhir, total penjualan ketiganya baru mencapai Rp1,26 triliun. Total hutang BNBR saat ini seminai US$ 1 milar atau Rp9,8 triliun.
Penjualan saham ini diperkirakan akan selesia minggu ini sementara saham Bakrie masih disuspen untuk mencegah gejolak harga di pasar. Grup Bakrie juga meminta semua anak perusahaannya untuk melakukan buyback. BUMI dikhabarkan akan menaikkan hingga batas maksimum 20% dengan total dana US$ 1,1 miliar.[L5]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !