Sabtu, 26 Mei 2012 | 10:21 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Pertumbuhan 2009 Turun Jadi 6,1%
Headline
Sri Mulyani(tengah) - inilah.com/Bayu Suta
Oleh: Maaruf
web - Senin, 13 Oktober 2008 | 11:54 WIB
INILAH.COM, Jakarta- Dampak krisis keuangan global memaksa peemrintah untuk mengubah asumsi RAPBN 2009. Pertumbuhan ekonomi diturunkan menjadi 6,1% dari rencana sebelumnya 6,3%.

Hal ini diutarakan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam acara rapat kerja dengan panitia anggaran DPR. Selain angka pertumbuhan ekonomi, asumsi-asumsi makro ekonomi lainnya juga ikut diubah. Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diubah dari sebelumnya Rp9150 per dolar AS menjadi Rp9500 per dolar AS, inflasi dinaikkan dari 6,2% menjadi 7,0%, suku bunga BI Rate juga dinaikkan dari 8,0% menjadi 8,5%.

Turunnya harga minya dunia juga mengubah asumsi harga minyak di RAPBN 2009 dari rencana sebelumnya 95 dolar per barel dan diusulkan diturunkan ke angka 85 dolar per barel. "Alasan perubahan ini karena kita ingin menyesuaikannya dengan krisis ekonomi global yang terjadi di AS, Eropa, dan Asia. Ini tentunya akan berdampak pada postur dan sumber pembiayaan APBN, sehingga asumsi makro ekonomi juga harus diubah," katanya.[L5]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.