INILAH.COM, Blitar - Meski sekolah sudah memiliki kantin, namun sosis yang dijual di luar sekolah lebih menggiurkan siswa SD Negeri Sukosewu 1, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Setelah disantap, 29 siswa malah sakit perut dan kepala pusing.
"Setelah makan sosis yang dicampur saus dan sambal, tiba-tiba perut ini terasa sakit. Disusul kepala pusing," kata Susilowati, salah satu siswa yang memakan sosis di Puskesmas Gandusari, Blitar, Kamis (16/10).
Menurut Susilowati, dia dan beberapa temannya membeli sosis kepada seorang pedagang makanan yang mangkal di luar pagar sekolah dengan harga Rp 500 per buah. Lalu satu-persatu dari beberapa murid SD itu bergelimpangan, menahan rasa sakit dan kepala pusing setelah makan sosis. Beberapa orang guru kemudian membawa para korban ke Puskesmas Gandusari untuk mendapatkan perawatan.
Petugas kepolisian pun mendatangi sekolah tersebut. Berdasar keterangan dari para murid, sosis itu dibeli dari seorang pedagang berinisial MH. Dalam pemeriksaan di Mapolsek Gandusari terungkap, sosis yang dijual MH sudah tidak layak untuk dikonsumsi karena basi.
Kepala Polsek Gandusari, AKP Sukardi mengatakan, sampai saat ini pihaknya masih terus menyelidiki kasus tersebut dengan menahan MH dan menyita barang dagangannya.
"Selanjutnya, kami juga akan meminta keterangan dari agen penjual sosis itu, karena yang dibeli oleh para siswa sudah dalam keadaan tidak layak konsumsi," ujarnya.[*/L8]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !