INILAH.COM, Jakarta - Proyek Zatapi adalah salah satu proyek terobosan yang akan menjadikan Pertamina sebagai perusahaan world class.Lewat proyek ini, Pertamina bisa mengemat US$ 3 juta.
Langkah Dirut Pertamina, Ari H Soemarno yang bisa melakukan penghematan hingga US$ 3 juta ini pantas diacungkan jempol. Sejak menginjakkan kaki di Pertamina, dia ingin melakukan banyak perubahan, penyederhanaan, dan penghematan biaya pemasaran. Ini terbukti pada 2007 lalu, dari sisi pemasaran, Pertamina sudah berhasil melakukan penghematan hampir Rp 2 triliun.
"Sebab untuk menjadikan Pertamina menjadi world class, memang harus ada perubahan yang dilakukan lewat program transformasi. Salah satunya ya melakukan 'break through project'," ujar Vice President Corporate Communication Pertamina, Wisnuntoro kepada INILAH.COM, Sabtu (18/10).
Zatapi, menurut Wisnu, adalah salah satu proyek terobosan Pertamina untuk menjadi world class. Dan itu telah dilakukan terhadap proyek Zatapi ini. Dijelaskannya, dalam proyek Zatapi ini Pertamina memang ingin memperpendek proses birokrasinya. "Tapi, itu kan bukan berarti menyalahi aturan atau prosedur. Karena buktinya, dengan melakukan hal tersebut, Pertamina bisa menghemat hingga 3 juta dolar AS," tukas Wisnu.
Yang jelas, lanjut Wisnu, negara tidak dirugikan dalam proyek Zatapi ini. "Itulah sebabnya, kita juga tidak segan-segan memberikan semua dokumen yang diinginkan kepolisian untuk pemeriksaan lebih lanjut. Itu karena semua apa yang kita lakukan dengan proyek Zatapi ini memang benar," katanya.[L5]