Minggu, 27 Mei 2012 | 03:40 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Krisis Keuangan,100 Juta Jadi Miskin
Headline
Ban Ki-moon - istimewa
Oleh:
web - Sabtu, 18 Oktober 2008 | 18:08 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Ketidakpastian ekonomi yang menggenggam dunia saat ini diperkirakan akan menambah 100 juta orang masuk ke dalam lembah kemiskinan.

Dengan tambahan angka ini, diperkirakan 1,4 miliar orang saat ini hidup dalam kemelaratan ekstrim. Kenaikan harga-harga pangan dan energi dapat memperburuk kondisi kehidupan manusia saat ini.

"Usaha kami untuk memberantas kemiskinan harus mendapat perhatian untuk menghormati hak asasi manusia dan martabat semuanya," kata Sekjen Perserikatan Bangsa-Bangsa(PBB), Ban Ki-moon pada hari internasional untuk pemberantasan kemiskinan kemarin.

Orang-orang miskin harus memiliki akses terhadap sumber-sumber yang mereka perlukan, termasuk tanah (lahan), modal, pengetahuan dan keahlian untuk membantu mereka lepas dari kemiskinan.

PBB telah menyusun sebuah jadwal waktu untuk memberantas kemiskinan dan kelaparan hingga 2015. Namun banyak negara gagal melaksanakan program untuk memperbaiki kondisi kehidupan beberapa kemiskinan mereka. Kemiskinan ekstrim didefinisikan sebagai orang yang hidup dengan daya beli kurang dari US$ 1,25 per hari.*/[L5]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.