inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Rizieq Seret Aulia dalam Pledoinya

Headline
Habib Rizieq - inilah.com/subekti
Oleh: Laela Zahra
Senin, 20 Oktober 2008 | 18:17 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Terdakwa insiden Monas 1 Juni 2008 Habib Rizieq Shihab mengaku diperlakukan berbeda oleh aparat penegak hukum hanya karena dirinya bukan besan presiden. Hal itu diungkapkan oleh Rizieq dalam pembacaan pledoinya dalam lanjutan persidangan di Pengadilan Negari Jakarta Pusat Senin (2/10).

"Kalau aparat kepolisian dan kejaksaan begitu berani menangkap saya tanpa alasan, tapi aneh Aulia Pohan yang telah terbukti melakukan korupsi tapi tidak ada yang menangkapnya. Apakah karena dia besan presiden," tutur Rizieq dalam pembelan pribadi atas tuntutan Jaksa Penuntut Umum.

Namun begitu, Rizieq mengaku bersalah. Tapi pengakuannya ini bukan bersalah karena dakwaan yang dialamatkan padanya, tapi karena dia bukan sebagai besan presiden. "Kesalahan saya hanya karena saya bukan besan presiden," ujarnya.

Ketua Front Pembela Islam ini berkesimpulan, ditangkapnya dan diprosesnya kasus insiden Monas ini di peradilan ini jelas memiliki motif politis. Rizieq juga mengaku hingga kini belum pernah menandatangani surat penahanan atau penangkapan. "Karenanya, saya merasa dijebak atau dizalimi penyidik," pungkasnya.

Aulia Pohan merupakan ayahanda Annisa Pohan, istri Agus Harimurti Yudhoyono putra sulung Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Aulia Pohan adalah salah satu Dewan Gubernur yang disebutkan dalam dakwaan mantan Gubernur BI Burhanudin Abdulah, secara sah dan bersama-sama melakukan tindak pidana korupsi.[Nanang]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.